Wagub DKI Akui Belum Ada Rencana Penyekatan Saat Mudik Lebaran

Wagub DKI Akui Belum Ada Rencana Penyekatan Saat Mudik Lebaran

Wakil Gubernur dari DKI Jakarta yakni Ahmad Riza Patria menyampaikan pihaknya belum dapat berencana mengenai pembatasan pergerakan masyarakat yang ingin keluar kota jelang Lebaran 2022. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Pasalnya, pemerintah pusat sendiri sudah mengizinkan warga untuk dapat mudik ke kampung halaman. Tatkala itu, dalam dua tahun terakhir, pemerintah memang sempat juga dalam membatasi pergerakan masyarakat agar dapat mencegah penularan dari virus corona (Covid-19).

Suasana Arus Balik Mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen

“Ya untuk sampai sejauh ini masih belum ada rencana terkait adanya penyekatan-penyekatan untuk pembatasan,” ujar Riza melansir CNN, pada Senin, 28 Maret 2022.

Menurut Riza, izin untuk dapat mudik terutama pada Lebaran tahun ini pun membuat minat dari warga terhadap vaksin booster jadi meningkat. 

Diketahui, salah satu dari syarat agar warga dapat dengan mudah untuk mudik merupakan sudah menerima vaksin dosis ketiga atau dengan booster.

“Ya terkait dengan booster, karena sudah dijadikan sebagai syarat untuk dapat mudik, maka semakin banyak sebetulnya yang ingin dapat mendapatkan booster atau vaksin ketiga itu,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, dalam dua tahun terakhir ini, Pemprov dari DKI Jakarta mengetatkan terkait adanya pergerakan dari masyarakat menjelang Lebaran. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dimana sebagai syarat berpergian untuk keluar wilayah Jabodetabek.

Kebijakan tersebut sudah diterapkan saat itu untuk dapat mencegah lonjakan dari Covid-19. Pasalnya, tren penularan dair virus corona sendiri kerap melonjak pada saat masyarakat sedang melakukan perjalanan. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.