Uni Eropa Habiskan Rp 548 T untuk Impor Migas dari Rusia Selama Perang Ukraina

Uni Eropa Habiskan Rp 548 T untuk Impor Migas dari Rusia Selama Perang Ukraina

Perwakilan Tinggi Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Uni Eropa, yakni Josep Borrell, mengatakan bahwa bloknya sudah menghabiskan sekiranya sebesar 35 miliar euro atau sekitar Rp 548,6 triliun untuk keperluan pasok energi Rusia, sejak adanya invasi ke Ukraina. Borrell membandingkan terkait dengan angka tersebut dengan jumlah bantuan dari UE terhadap Ukraina, yang hanya memiliki sekitar 1 miliar euro atau senilai dengan Rp 15,6 triliun. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Borrell menyebut bahwa UE sebaiknya tak hanya memuji Presiden Ukraina yakni Volodymyr Zelensy layaknya sebagai pahlawan, tapi dapat memberinya lebih banyak senjata untuk dapat bertarung. Seperti yang sudah diharapkan oleh Zelensky sendiri.

Proyek Pipanisasi Nord Stream 2 menghubungkan pasokan gas di Rusia ke pembeli di Jerman. Reuters

“Kami harus dapat melakukannya lebih cepat. Memberi tekanan terhadap Rusia dan mempersenjatai Ukraina. Bantu mereka agar bisa memerangi agresor dengan semua kemampuan yang sudah kami miliki,” ungkap Borrell melansir Euronews dan Tempo, pada Kamis, 7 April 2022.

Ketergantungan berat atas UE terhadap minyak, gas, dan juga batu bara Rusia telah terungkap oleh adanya perang di Ukraina. Mayoritas dari suara menginginkan bahwa agar blok tersebut dapat menerapkan embargo dengan total terhadap bahan bakar fosil Rusia, di mana tahun lalu memiliki jumlah lebih dari 99 miliar euro atau dengan Rp 1,5 kuadriliun. Banyak yang menduga bahwa angka fantastis itu telah dipakai untuk dapat mendanai mesin perang Kremlin.

Perdebatan sendiri sudah mencapai tingkat intensitas baru setelah muncul bahwa adanya laporan pembunuhan yang membabi buta terhadap warga sipil di Bucha, tepatnya di pinggiran kota dekat Kyiv. Sementara itu, Polandia dan negara-negara Baltik menyampaikan langkah itu merupakah bentuk tugas moral bagi UE, bisnis Jerman telah memperingatkan juga mengenai resesi yang curam akan terjadi jika embargo total diberlakukan.

Paket sanksi baru yang diumumkan oleh Komisi Eropa pada Selasa sore di mana mengusulkan larangan terhadap adanya impor batubara Rusia, yang mewakili sekitar 4 miliar euro atau dengan sekitar Rp 62,6 triliun. Batu bara sendiri dipercaya merupakan salah satu pasokan termudah untuk diganti.

Komisi juga sempat mengatakan akan bekerja pada langkah-langkah yang berkaitan bersama dengan minyak, yang Uni Eropa sudah bayar lebih dari 70 miliar euro atau senilai dengan Rp 1 kuadriliun per tahun. Jumlah tersebut belum termasuk dengan gas, di mana blok menghabiskan lebih dari 16 miliar euro atau setara dengan Rp 250,7.

Langkah-langkah terbaru mengenai soal masalah minyak dan gas Rusia ini, sekarang tengah dibahas oleh 27 negara di anggota Uni Eropa.

Rusia sendiri diketahui menginvasi Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2022, hingga saat ini masih berlangsung. Konflik yang memburuk yang berada di medan perang menandakan belum adanya solusi terkait dengan masalah ini. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.