Rudal Rusia Tewaskan 6 Orang di Lviv Ukraina, Tampak Makin Mepet Dengan NATO

Rudal Rusia Tewaskan 6 Orang di Lviv Ukraina, Tampak Makin Mepet Dengan NATO

Setidaknya ada 6 orang tewas akibat adanya serangan rudal Rusia yang berlangsung di Lviv, kota Ukraina yang berbatasan langsung dengan negara dari anggota NATO, yakni Polandia. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Saat ini, kami bisa mengonfirmasi bahwa enam orang tewas dan delapan lainnya terluka. Satu anak termasuk salah satu korbannya,” ungkap Gubernur Kawasan Lviv, yakni Maksym Kozytskyy, melansir AFP dan CNN, pada Senin, 18 April 2022.

Fakta Lviv, Kota Strategis yang Dibombadir 6 Rudal Rusia, Dekat Polandia  hingga Warisan Dunia - Tribunnews.com Mobile

Kozytskyy mengonfirmasi terkait adanya jumlah korban ini tak lama setelah penasihat kepresidenan Ukraina, yaitu Mykhaylo Podolyak, melaporkan bahwa Rusia tengah melancarkan lima serangan rudal yang kuat menuju ke Lviv pada Senin.

“Lima serangan rudal dalam satu kesempatan ke arah infrastruktur sipil di kota tua Eropa, Lviv,” tulis Podolyak dalam laman Twitter.

“Rusia terus menyerang kota-kota Ukraina secara barbar melalui udara, mendeklarasikan ke seluruh dunia bahwa mereka berhak membunuh warga Ukraina.”

Melansir AFP, seorang penduduk dari Lviv mengatakan bahwa ia melihat adanya kepulan asap abu-abu yang berada di langit tepatnya di atas rumah-rumah warga.

Wali Kota Lviv, yakni Andriy Sadovy, menyatakan bahwa petugas gawat darurat sendiri langsung dikerahkan untuk menuju ke lokasi serangan.

Akibat adanya serangan Rusia ini, sejumlah dari fasilitas publik dipastikan rusak. Kepala jalur kereta api nasional Ukraina, yakni Alexander Kamyashin, juga sempat melaporkan bahwa beberapa infrastruktur yang ada di Lviv hancur hingga menyebabkan operasional tertunda.

Ini bukan kali pertama bahwa Lviv menjadi sasaran serangan dari Rusia. Pada akhir Maret lalu, serangkaian gempuran dari Rusia menargetkan depot bahan bakar hingga melukai lima orang.

Pada 18 Maret, Rusia diketahui membombardir pabrik reparasi pesawat yang berada di dekat bandara Lviv. Di tanggal 13 Maret, Rusia menggempur pangkalan militer yang berjarak sekitar 40 kilometer di barat laut Lviv, dan diketahui sudah menewaskan 35 orang.

Saat awal invasi, Lviv sendiri dianggap paling aman sebab berada pada kawasan barat Ukraina, sementara itu Rusia yang kemudian mulai menyerang dari arah timur.

Banyak warga diketahui berbondong-bondong ke Lviv untuk dapat menghindari pertempuran antara pasukan Rusia dan Ukraina. Sebagian dari mereka juga akhirnya memutuskan menyeberang ke Polandia yang berbatasan langsung bersama Lviv.

Karena Lviv sudah dianggap aman, beberapa negara juga memutuskan agar memindahkan operasional kedutaan besar mereka menuju ke kota tersebut.

Namun kini, Rusia seperti yang dilihat juga mulai membombardir Lviv. Situasi pun semakin genting, terutama apabila mengingat Lviv berbatasan langsung dengan Polandia, negara yang merupakan anggota dari NATO.

Selama ini, NATO menghindari adanya konfrontasi langsung dengan Rusia sebab khawatir konflik akan melebar. Sejumlah dari pengamat menganggap bahwa perang dunia ketiga tak bisa untuk dihindari apabila NATO kontak senjata langsung dengan Rusia. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.