Ratu Kripto Jerman Jadi Buron Nomor 1 FBI Buntut Penipuan Rp59 T

Ratu Kripto Jerman Jadi Buron Nomor 1 FBI Buntut Penipuan Rp59 T

Salah seorang warga negara asal Jerman bernama Ruja Ignatova dilaporkan menjadi buronan Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat pasca diduga menipu investor dengan cara menjual kripto palsu bernama OneCoin sebesar US$4 miliar atau setara Rp59 triliun (Kurs Rp14.975 per dolar AS). Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

FBI mengungkap bahwa Ruja Ignatova sendiri telah dikenal sebagai “Cryptoqueen” dan didakwa atas delapan tuduhan penipuan sejak 2019. Salah satunya merupakan penipuan sekuritas setelah menjalankan OneCoin Ltd yang diketahui berbasis di Bulgaria melalui skema piramida.

Jaksa Federal yakni Damian Williams mengungkap bahwa OneCoin sebagai salah satu skema dari Ponzi terbesar dalam sejarah. Menurutnya, Ruja Ignatova sempat menawarkan komisi terhadap anggota yang berhasil dalam membujuk orang lain guna dapat membeli Onecoin.

POLISI JERMAN MEMBURU RATU CRYPTO RUJA

“Dia mengatur waktu skemanya dengan sempurna, memanfaatkan spekulasi hiruk pikuk hari-hari awal cryptocurrency,” kata Damian melansir CNN, pada Sabtu, 2 Juli 2022.

Ignatova dilaporkan mulai menghilang sejak akhir 2017 pasca berhasil menyadap apartemen pacarnya serta mengetahui bahwa ia bekerja sama dengan FBI terkait adanya penyelidikan OneCoin. Ignatova pun terbang dari Bulgaria menuju ke Yunani dan tidak terlihat lagi sejak saat itu.

Asisten Direktur FBI yang tengah berada di New York Michael Driscoll mengaku bahwa telah menawarkan hadiah sebesar US$100 ribu demi informasi yang mengarah terhadap penangkapan Ignatova. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Meski demikian, Driscoll menolak dalam membeberkan petunjuk apa pun terkait keberadaan Ignatova. FBI pun menambahkan bahwa Ignatova sebagai buronan melalui daftar orang yang paling dicari.

“Dia pergi dengan sejumlah besar uang tunai. Uang bisa membeli banyak teman, dan saya membayangkan dia mengambil keuntungan dari itu,” kata Driscoll kepada wartawan.

Ignatova didakwa bersama dengan Mark Scott, selaku mantan pengacara perusahaan yang menurut jaksa telah mencuci uang sebesar US$400 juta bagi OneCoin. Scott dinyatakan bersalah atas konspirasi dalam melakukan pencucian uang dan konspirasi agar melakukan penipuan bank pasca persidangan tiga minggu di pengadilan federal khususnya Manhattan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.