Putin Dilaporkan Sakit Kanker, Menlu Rusia Buka Suara

Putin Dilaporkan Sakit Kanker, Menlu Rusia Buka Suara

Presiden Rusia, yakni Vladimir Putin, dilaporkan tengah menderita sakit kanker di kala agresi Moskow ke Ukraina berlangsung. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Menteri Luar Negeri Rusia, yaitu Sergei Lavrov, turut buka suara menyikapi terkait adanya kabar tersebut.

Lavrov membantah soal spekulasi di mana menyebut Presiden Vladimir Putin itu tengah sakit.

“Saya kira beberapa orang yang waras bisa melihat orang ini [Putin] tanda-tanda penyakit atau penyakit tertentu,” kata dia kepada TF1 melansir AFP dan CNN, pada Senin, 20 Mei 2022.

Putin Diduga Menderita Kanker, Dirawat Dokter Spesialis dan Mandi Darah  Tanduk Rusa : Okezone News

Lebih lanjut Lavrov sempat menerangkan bahwa, Putin tampil di depan umum di mana terhitung hampir setiap hari.

“Anda dapat melihatnya di layar, membaca dan mendengarkan pidatonya,” kata Lavrov dalam pernyataan resmi Kemlu Rusia melansir CNN.

“Saya menyerahkan [isu sakit Putin] kepada yang menyebarkan desas-desus seperti itu,” ia melanjutkan.

Lavrov juga sempat menyebutkan bahwa orang nomor satu di Rusia itu akan segera berulang tahun yang ke 70 pada Oktober mendatang.

Kesehatan Putin dan kehidupan pribadinya menjadi salah satu bagian yang tabu untuk dibicarakan di Rusia. Kedua hal tersebut nyaris tak pernah menjadi bagian dari konsumsi publik.

Sebelumnya, Putin sendiri disebut hanya memiliki sisa hidup hingga tiga tahun sebab penyakit yang dideritanya.

Ia dilaporkan tengah menderita kanker serta kesehatannya diketahui memburuk dengan cepat.

“[Putin] punya waktu tak lebih dari dua hingga tahun untuk tetap hidup. [Ia punya] kanker yang berkembang pesat,” kata salah satu perwira pembelot Badan Intelijen Rusia (FSB), Boris Karpichkov, melansir The Independent dan CNN.

Pernyataan Karpichkov berasal langsung dari mata-mata Rusia yang tak dapat dikenal. Mata-mata itu juga mengatakan bahwa Putin kerap mengalami sakit kepala hingga fungsi pengelihatannya diketahui memburuk.

“Kami diberitahu bahwa dia menderita sakit kepala dan ketika dia muncul di TV, dia membutuhkan selembar kertas dengan semua yang ditulis dalam huruf besar untuk membaca apa yang akan dia katakan,” kata perwira Rusia melansir Sunday Mirror dan CNN.

Huruf-huruf yang sudah tertera di setiap halaman, lanjutnya, dengan begitu besar. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“[Karena] Penglihatannya benar-benar memburuk,” kata Karpichkov.

Putin sendiri telah memimpin Rusia terhitung selama lebih dari dua dekade. Ia menjadi sorotan dunia pasca menginvasi Ukraina sejak 24 Februari lalu.

Invasi itu dilaporkan telah menewaskan ribuan orang, hingga dapat memicu krisis pengungsi terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II serta membuat Moskow banjir sanksi dari Barat, negara lain maupun organisasi internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published.