Polisi Gagal Jemput Paksa, Nikita Mirzani Datangi Polres Serang Kota

Polisi Gagal Jemput Paksa, Nikita Mirzani Datangi Polres Serang Kota

Pasca drama aksi jemput paksa, Nikita Mirzani akhirnya tampak mendatangi Mapolresta Serkot ditemani langsung oleh kuasa hukumnya. Nikita mengaku datang ke kantor polisi sebab kewajibannya yakni sebagai warga negara di hadapan hukum. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Saya sebagai warga negara juga ingin tahu ala sih laporan kepada saya,” kata Nikita Mirzani┬ádi Mapolresta Serkot, pada Rabu, 15 Juni 2022.

Nikita menyampaikan bahwa dia dilaporkan oleh seseorang terkait unggahannya di akun media sosial (medsos). Namun dia tidak memberikan soal keterangan rinci unggahan apa yang kala itu di maksud, lantaran tidak adanya tanya jawab kala itu.

“Laporan di sosial media. Saya cuma mau bilang terima kasih aja,” jelasnya.

Setelah Dikepung Sejumlah Polisi Selama 9 Jam, Akhirnya Nikita Mirzani  Datangi Polres Serang Kota - Tribun-medan.com

Fahmi Bachmid, di mana selaku pengacara Nikita Mirzani menerangkan bahwa, sudah terjadi kesalahpahaman antara kliennya bersama pihak kepolisian, sampai sempat terjadi keriuhan, terutama yang berlangsung di media sosial (medsos).

Fahmi menerangkan bahwa Nikita dilaporkan langsung oleh seseorang atas salah satu unggahan kliennya di akun media sosial. Di hadapan penyidik, Nikita kala itu memberikan keterangan serta menjawab 30 pertanyaan dari polisi.

Sebelumnya, Shinto sendiri mengatakan bahwa sebelumnya Polresta Serang Kota menerima laporan terkait adanya dugaan pelanggaran Undang-undang (UU) ITE dari seorang pria yang bernama Dito Mahendra. Kepolisian pun akhirnya menindaklanjuti laporan tersebut melalui memeriksa sejumlah saksi.

“Sesuai dengan LP tentang UU ITE. Di mana yang menjadi objek pelaporan adalah konten yang ada di Instastory milik Nikita. Maka penyidik harus mengakomodir both side baik dari pelapor maupun dari terlapor,” terang Shinto.

Shinto mengungkapkan bahwa upaya paksa itu dilakukan sebab Nikita sendiri sudah beberapa kali mangkir atas adanya agenda pemeriksaan. Sesuai dengan aturan dalam hukum acara pidana, penyidik datang ke kediaman dari Nikita guna dapat meminta yang bersangkutan untuk kooperatif dan mau dibawa untuk keperluan pemeriksaan.

Namun, Nikita enggan keluar dari rumah maupun menemui sejumlah personel kepolisian yang sudah menunggu berjam-jam sampai akhirnya polisi urung untuk dapat menjemput paksa selebritas itu. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Lebih lanjut, Shinto mengatakan bahwa dengan mempertimbangkan terkait kondisi yang ada, polisi memutuskan untuk dapat kembali ke Polresta Serang Kota pasca beberapa upaya dalam menunggu Nikita selama sembilan jam tak membuahkan hasil.

Shinto juga menyebut bahwa kedatangan penyidik Satreskirm Polresta Serang Kota sendiri ke rumah Nikita itu diketahui bersifat persuasif guna dapat pelayanan penyidikan. Ke depannya penyidik sendiri akan kembali berkomunikasi bersama dengan Nikita untuk proses penanganan kasus.

Leave a Reply

Your email address will not be published.