Perusahaan Rumah Bos Telegram Pelindung Data Ukraina Lenyap Oleh Russia

Perusahaan Rumah Bos Telegram Pelindung Data Ukraina Lenyap Oleh Russia

Dengan adanya invasi Rusia ke Ukraina membuat perhatian bos aplikasi jejaring sosial Telegram, Pavel Durov. Durov sendiri mengenang masa kelamnya pada saat kehilangan perusahaan dan rumah kala bekerja untuk melindungi data pengguna di Ukraina.

Menurutnya, di tengah perlawanan Rusia vs Ukraina, ia pun tak gentar dalam mengulangi hal tersebut karena ia sangat mendukung pihak Ukraina.

Dalam unggahan Twitter nya pada hari Selasa 8 Maret 2022, ia menuturkan bahwa, “9 tahun yang lalu saya melindungi data pribadi Ukraina dari pemerintah Rusia terlebih lagi kehilangan perusahaan dan rumah saya. Saya akan melakukannya lagi tanpa ragu-ragu”.

Durov membagikan kisah terkait bagaimana dia melakukan hal tersebut. Durov mengatakan bahwa sejumlah orang meragukan keamanan dari Telegram bagi warga Ukraina karena dia sendiri pernah tinggal di Rusia. Dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Telegram messaging app raises $1 billion through bond sales | Daily Sabah

Durov memberi tahu bahwa dirinya lebih condong ke pihak ibunya yang memiliki nama asal Ukraina, yaitu Ivanenko. Lalu, pada saat ini pun dia mempunyai banyak kerabat di Ukraina, sehingga konflik antara kedua negara tersebut merupakan hal yang sangat personal baginya.

Lalu ia juga berusaha dalam menunjukkan keberpihakannya pada Ukraina dengan cara menceritakan bagaimana karirnya di Rusia kandas selama 9 tahun lalu.

Pada sembilan tahun lalu, Durov merupakan CEO dari VKontakte. Perusahaan tersebut adalah jejaring sosial terbesar di Rusia dan Ukraina.

Tahun 2013, badan keamanan Rusia, FSB, meminta Durov memberikan mereka sejumlah data pribadi pengguna VK di Ukraina yang sedang memprotes Presiden pro-Rusia.

Dalam menanggapi hal tersebut, Durov menolak karena permintaan tersebut berarti pengkhianatan terhadap pengguna Ukraina di platformnya.

Healthcitymo • Just blog

Durov dalam unggahannya pada Selasa 8 Maret 2022, mengatakan bahwa, “Setelah itu, saya dipecat dari perusahaan yang saya dirikan, lalu saya terpaksa meninggalkan Rusia”.

Walaupun Durov telah kehilangan perusahaan dan rumahnya, namun dia mengatakan akan melakukan hal itu lagi tanpa ada keraguan dalam dirinya. Dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Ia juga menuturkan bahwa, “Bertahun-tahun telah berlalu sejak kejadian itu. Banyak hal yang berubah: Saya tidak lagi tinggal di Rusia, dan tidak lagi memiliki perusahaan atau karyawan di sana”.

Lalu, “Tetapi satu hal tetap sama – saya tetap mendukung pengguna kami apa pun yang terjadi. Hak privasi mereka merupakan sesuatu yang sakral”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.