Penyebab Ribuan Warga AS Rela Antre untuk Dapat Bantuan Makanan

Penyebab Ribuan Warga AS Rela Antre untuk Dapat Bantuan Makanan

Ribuan warga Amerika Serikat (AS) dilaporkan berbondong-bondong mengantre demi mendapatkan bantuan makanan untuk setiap harinya dari bank pangan. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Antrean makanan yang berlangsung di AS diketahui buntut adanya inflasi yang meroket tajam. Sejak Juni 2022, inflasi AS tampak tembus 9,1 persen, level tertinggi di mana terhitung sejak 41 tahun terakhir.

Inflasi tinggi ini disebabkan oleh beragam macam harga yang mengalami lonjakan, baik pangan hingga non-pangan.

Terimbas Covid-19, Ribuan Warga Texas Rela Antre Demi Makanan

“Oleh karenanya, banyak warga AS yang sebelumnya tidak pernah antre untuk mendapatkan bantuan makanan, sekarang harus ikut dalam barisan,” kata Brown, pada Sabtu, 16 Juli 2022.

Tomasina John merupakan satu dari ribuan warga di mana ikut antre bantuan makanan untuk yang pertama kalinya.

John mengatakan bahwa pada sebelumnya kebutuhan keluarganya yang mempunyai empat anak sangat tercukupi, sebab suaminya mempunyai penghasilan sebagai pekerja konstruksi. Namun, sekarang penghasilan sang suami diketahui tak lagi cukup sebab lonjakan harga-harga yang kian tajam di AS.

“Sekarang tidak mungkin bisa cukup tanpa bantuan. Harganya terlalu tinggi,” ujarnya melansir Associated Press.

Warga lainnya yaitu Diane Martinez, bahkan rela untuk dapat berjalan kaki dalam ikut antre bantuan makanan. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Banyak warga AS yang sebelumnya tidak pernah antre untuk mendapatkan bantuan makanan, sekarang harus ikut dalam barisan lantaran harga pangan semakin mahal.

“Harga makanan sangat tinggi dan terus naik setiap hari,” kata dia.

Perlui diketahui, terkait lonjakan inflasi yang sempat terjadi di AS bermula sejak perang RusiaUkraina berlangsung. Ketegangan antar kedua negara ini tampak memberikan dampak buruk terhadap dunia.

Kondisi geopolitik ini dilaporkan menyebabkan krisis beruntun bermula dari energi, kemudian berlanjut terhadap krisis pangan serta juga krisis keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.