Penembakan di Kampus Yordania, Satu Mahasiswi Tewas

Penembakan di Kampus Yordania, Satu Mahasiswi Tewas

Salah seorang mahasiswa perempuan dilaporkan tewas ditembak pria tak dikenal di mana berlangsung di Universitas Ilmu Terapan di Amman, tepatnya Yordania, sejak Kamis, 23 Juni 2022. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Seorang pria meluncurkan beberapa tembakan ke seorang perempuan di dalam satu universitas di utara ibu kota [sebelum kabur],” demikian pernyataan Direktorat Keamanan Publik Yordania.

Mahasiswa itu diketahui sempat kritis serta segera dibawa menuju ke rumah sakit. Namun, direktorat tersebut mengatakan bahwa mahasiswi tersebut tak dapat tertolong dan mengonfirmasi bahwa korban dinyatakan meninggal dunia, melansir informasi Arab News.

Seorang Mahasiswi Universitas di Yordania Tewas Ditembak - Gelumpai.ID

Pelaku dipastikan berhasil kabur bermula dari lokasi kejadian dan tengah diburu polisi. Pihak berwenang sendiri kini tengah meluncurkan investigasi guna mencari identitas pelaku. 

Media lokal mengidentifikasi bahwa korban bernama Iman Rashid (21), mahasiswi studi perawat dari universitas tersebut.

Ayah Iman, yakni Mufeed Rashid, mengatakan langsung yang melansir Al-Arabiya, bahwa anaknya adalah korban yang tak bersalah.

“Ia tidak melakukan apapun. Ini tidak adil, untuk alasan apa seorang perempuan dibunuh? Dia [pelaku] harus dihukum sesuai besar kejahatan yang dilakukan,” kata Rashid, melansir Al-Jazeera.

Sementara itu, universitas tempat Iman kuliah sendiri diketahui sudah melayangkan belasungkawa atas adanya kejadian ini ke pihak keluarganya. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Pihak universitas juga kini berjanji akan “menuntut semua orang yang menyebabkan insiden menyakitkan ini sampai mereka menerima konsekuensi untuk kejahatan keji mereka.”

Pembunuhan ini tampak menuai beragam respons dari para warganet. Di Twitter, netizen sendiri ramai dalam ikut andil menuntut orang yang telah membunuh korban untuk dieksekusi.

“Ini merupakan hari yang menyedihkan untuk Yordania, dan tidak ada kata yang mampu mengekspresikan penindasan dan kesedihan yang kami rasakan atas saudara perempuan kami, yang dibunuh di siang hari dan di tengah universitas,” kata salah satu warganet.

Pengguna lain juga sempat mengungkapkan, “keberanian pria Arab untuk membunuh perempuan menunjukkan kerapuhan hukum dan keberpihakan mereka padanya [laki-laki].”

Leave a Reply

Your email address will not be published.