Penembakan di AS Kian Brutal, Biden Tegas soal Larangan Senjata Serbu

Penembakan di AS Kian Brutal, Biden Tegas soal Larangan Senjata Serbu

Insiden penembakan di beberapa wilayah Amerika Serikat tampak makin brutal, Presiden AS Joe Biden mengotot guna ajukan undang-undang terkait larangan senjata api jenis serbu terhadap warga sipil di seluruh AS.

Pengajuan UU itu termasuk memperketat bagi aturan pembelian senjata api bermula dari rekam jejak hukum sampai adanya pengaturan usia minimum. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Pernyataan itu Biden disampaikan langsung di Capitoll Hill dengan memiliki latar penerangan lilin sebagai bentuk atas duka cita mendalam dari rentetan penembakan massal di AS tersebut.

Kasus penembakan 'bikin malu' AS, Joe Biden berantas 'senjata hantu' - apa  maksudnya? - BBC News Indonesia

“Berapa banyak lagi pembantaian yang mau kita terima?” ujar Biden seraya mendesak fraksi Partai Republikan mencabut blokade suara tentang pengetatan senjata api melansir CNN.

Pidato itu merupakan seruan bagi Presiden di mana tampak paling lantang dan spesifik untuk kontrol senjata api sejak adanya rentetan kasus penembakan massal yang berlangsung di sekolah dasar Robb, Uvalde Texas, New York, serta perkantoran dokter di RS kampus St Francis, Oklahoma.

Biden berupaya untuk mendorong langkah nyata dan mengancam penentang UU senjata baru bisa memancing amarah para pemilih di mana ia klaim sebagai mayoritas mendukung sejumlah jenis langkah baru agar dapat mencegah penembakan massal.

Selain mendesak kembali terkait larangan senjata jenis senapan serbu, Biden juga sempat mendesak Kongres menambah persyaratan pemeriksaan latar belakang pembelian senjata dengan cara membuat aturan baru menyimpan senjata secara aman, termasuk dengan pemberlakuan ‘red flag‘ yang baru.

‘Red flag’ yang dimaksud merupakan dalam mencegah penjualan senjata terhadap mereka yang memiliki catatan kriminal.

Ia juga mengajukan UU baru melalui ancaman mencabut izin bagi produsen senjata yang nakal dan lebih banyak layanan mental terhadap para siswa.

Melansir CNN, sebagian besar atas poin usulan UU yang kala itu diajukan oleh Biden tampak akan sangat sulit disetujui oleh Senat yang terbelah terkait senjata api.

Insiden SD Texas: Penembakan ke-30 di Sekolah AS Sepanjang 2022

Meski demikian, Biden sendiri kembali menggunakan momen tersebut guna dapat menggalang dukungan dari masyarakat yang notabene ditentang langsung oleh sebagian besar Partai Republik.

“Ya Tuhan, kenyataan bahwa mayoritas Senat dari Partai Republik tak mau proposal ini dibahas atau diajukan dalam pemungutan suara. Ini tidak masuk akal,” tutur Biden melalui pidatonya.

“Kita tidak boleh mengecewakan rakyat Amerika lagi,” ia menambahkan.

Sejauh ini hanya ada beberapa negara bagian di AS yang memberlakukan larangan senjata serbu bagi sipil. Negara bagian tersebut layaknya seperti, California, Connecticut, Florida, Hawaii, Maryland, Massachusetts, New Jersey, serta New York.

Sedikitnya ada tujuh kasus penembakan terjadi di beberapa wilayah di AS hanya dalam waktu selama satu bulan. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Penembakan Massal di Supermarket New York AS, 10 Orang Tewas - Dunia  Tempo.co

Peristiwa paling berdarah hingga dapat memilukan publik merupakan penembakan di SD Robb Texas yang menyebabkan 21 orang meninggal, termasuk dengan 19 anak. Begitu pula insiden penembakan yang kala itu berlangsung di RS kampus St Francis, Oklahoma, pada Rabu, 1 Juni 2022 waktu setempat yang menewaskan lima orang termasuk penembak.

Pelaku penembakan sendiri diketahui menggunakan senjata api jenis senapan serbu kala menjalankan aksi brutal tersebut. Senapan jenis ini diketahui belum dilarang untuk diperjualbelikan terhadap warga sipil di sejumlah negara bagian di AS.

Total setidaknya ada 36 orang tewas atas tujuh insiden penembakan di AS sebulan terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.