Pasien Covid di Wisma Atlet Kemayoran Tersisa 2 Orang

Pasien Covid di Wisma Atlet Kemayoran Tersisa 2 Orang

Pasien virus corona (Covid-19) yang tengah dirawat di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta dipastikan tersisa dua orang per Senin kemarin, 9 Mei 2022. Tak ada pula terkait dengan penambahan pasien baru per hari ini, pada Selasa, 10 Mei 2022 pada pukul 08.00 WIB. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Betul, saat ini tinggal dua orang yang dirawat. Mereka itu dari DKI Jakarta dan kondisinya Covid-19 gejala ringan,” ungkap Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran yakni Kolonel Mintoro Sumego melansir CNN, pada Selasa, 10 Mei 2022.

Berdasarkan data harian yang telah dibagikan oleh Manajemen RSDC Wisma Atlet, dua orang pasien Covid-19 yang masih dirawat itu merupakan laki-laki dan perempuan. Mereka menjalani rawat inap yang berada di Tower 6 RSDC Wisma Atlet.

Masuk 113 Orang Baru, Wisma Atlet Kini Ditempati 4.520 Pasien Covid-19

Total seluruh tempat tidur yang saat ini masih tersedia di empat tower Wisma Atlet Kemayoran diketahui berjumlah 9.357 buah. Apabila hanya ada dua pasien, maka tingkat keterisian dari tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Wisma Atlet saat ini sekiranya hanya 0,02 persen.

Selama berlangsungnya pandemi virus corona, Wisma Atlet dibuka untuk kepentingan perawatan pasien Covid-19. Total pasien sendiri di mana pernah dirawat berjumlah 164.220 orang. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Berdasarkan jumlah itu, sebanyak 162.448 pasien dinyatakan sudah sembuh. Kemudian 1.171 pasien lainnya dirujuk ke rumah sakit rujukan untuk Covid-19 lantaran gejala yang diketahui memberat, sementara jumlah 599 lainnya meninggal dunia.

Manajemen Wisma Atlet juga sempat mencatat setidaknya ada 130 orang tengah dikarantina di Tower 4. Ratusan orang itu adalah bagian dari para Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang didominasi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sejauh ini, pemerintah sendiri masih memberlakukan karantina 5 x 24 jam bagi PPLN yang sama sekali belum dapat divaksinasi Covid-19 atau baru menerima vaksin untuk dosis pertama. Sementara bagi PPLN yang telah mendapatkan vaksinasi dua dosis dan booster tidak wajib untuk karantina.

Leave a Reply

Your email address will not be published.