Korut Ungkap AS Tengah Buat NATO Versi Asia, Kami Harus ‘All-Out’ Pertahanan

Korut Ungkap AS Tengah Buat NATO Versi Asia, Kami Harus ‘All-Out’ Pertahanan

Korea Utara menyatakan bahwa siap dalam memperkuat pertahanan secara besar-besaran di tengah ancaman dari Amerika Serikat yang mereka sebut ingin membangun aliansi NATO versi Asia. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Kementerian Luar Negeri Korut dilaporkan sempat merilis pernyataan ini pasca melihat gerak-gerik AS yang memperkuat kerja sama pertahanan bersama dengan beberapa negara Asia, layaknya seperti Korea Selatan dan Jepang.

Latihan Perang Militer AS-Korsel di Tengah Bahaya Pandemi COVID-19

“Sembari menggelar latihan militer gabungan dengan Jepang dan Korea Selatan, Amerika Serikat mengambil langkah serius untuk mendirikan NATO versi Asia,” demikian pernyataan Kemlu Korut melansir Reuters.

Kemlu Korut merujuk terhadap latihan militer gabungan AS, Korsel, dan Jepang. Secara terpisah, Negeri Paman Sam sendiri juga sempat menggelar latihan bersama dengan Korsel di mana melibatkan kapal induk AS untuk yang pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.

Korut menuding bahwa latihan militer itu digelar guna dapat menyerang negara mereka. Sebagian pejabat bahkan meyakini AS berniat demi dapat menggulingkan pemerintahan Korut. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Ini menunjukkan kemunafikan retorika AS mengenai ‘diplomasi‘ dan ‘dialog tanpa syarat’ karena di saat bersamaan, mereka kembali menunjukkan tak ada niat mengubah ambisi untuk menggulingkan sistem kami dengan paksa,” tulis Kemlu Korut.

Selama ini, AS memang kerap mendesak Korut untuk mau duduk di meja perundingan dalam tujuan membahas denuklirisasi. Namun, Korut sendiri tampak terus menolak terkait ajakan tersebut.

Latihan Perang AS-Jepang-Korsel Bikin Situasi Makin Tak Stabil

Di tengah penolakan yang berlangsung secara bertubi ini, AS tampak terus mendekati sejumlah negara tetangga Korut, terutama yakni Korsel. Pernyataan Kemlu Korut ini sendiri dirilis langsung sehari sebelum presiden Korsel tepat dalam menghadiri rapat NATO di Spanyol.

Korut pun menyatakan bahwa terkait dengan ancaman AS serta negara-negara tetangga ini menjadi landasan mereka dalam tujuan memperkuat pertahanannya.

“Kenyataan ini membuat kami merasa perlu berupaya ‘all-out‘ untuk membangun kekuatan yang lebih besar agar dapat menangkal segala jenis tindakan bermusuhan AS,” demikian pernyataan Kemlu Korut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.