Kasus Perdagangan Kulit Harimau, Eks Pejabat Aceh Ditangkap

Kasus Perdagangan Kulit Harimau, Eks Pejabat Aceh Ditangkap

Mantan Bupati Kabupaten Bener Meriah, yakni Ahmadi telah ditangkap terkait kasus perdagangan kulit harimau. Penangkapan berlangsung belum genap satu tahun di mana Ahmadi terbebas atas kasus korupsi dana otonomi khusus Aceh. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Ahmadi dilaporkan telah ditangkap oleh Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatera serta dengan aparat kepolisian saat berada di kebun miliknya.

Kabid Humas Polda Aceh, yaitu Kombes Pol Winardy membenarkan terkait adanya penangkapan tersebut. Namun, ia belum dapat menjelaskan mengenai kronologi penangkapan Ahmadi, sebab masih dilakukan pemeriksaan langsung oleh petugas Balai Gakkum KLHK.

Beredar Kabar Mantan Bupati Bener Meriah Ditangkap Perkara Jual Kulit  Harimau

“Terkait adanya terduga pelaku perdagangan kulit harimau yang ditangkap, sebaiknya mengkonfirmasi langsung ke pihak Balai. Polda Aceh cuma melakukan pendampingan saat penangkapan,” kata Winardy melansir CNN, pada Rabu malam, 25 Mei 2022.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, yakni Subhan membenarkan pihaknya bahwa telah mengamankan sejumlah orang terkait perdagangan kulit harimau di wilayah Bener Meriah, termasuk dengan Ahmadi.

Kala ini, pihaknya sendiri masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap para pelaku. “Benar. Nanti kami sampaikan progresnya,” ujar Subhan.

Mantan Bupati Bener Meriah Dituntut Tujuh Tahun Penjara : Okezone Nasional

Berdasarkan informasi, mantan bupati dari Bener Meriah, Ahmadi sebelumnya terjerat soal kasus korupsi sebab diketahui menyuap Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Ahmadi terbukti dalam memberikan sejumlah uang sekitar Rp1 miliar kepada Irwandi terkait adanya penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) sejak 2018 untuk Kabupaten Bener Meriah.

Atas kasus tersebut Ahmadi dipenjara di mana terhitung selama tiga tahun di Lapas Sukamiskin Bandung, di tanggal 3 Desember 2018. Ia kemudian dinyatakan bebas dari penjara pada Juli 2021 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.