Kabareskrim Ungkap Perlunya Korban Indra Kenz-Doni Salmanan Bikin Paguyuban

Kabareskrim Ungkap Perlunya Korban Indra Kenz-Doni Salmanan Bikin Paguyuban

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menyarankan terhadap para korban dari penipuan investasi ilegal agar dapat membentuk kelompok paguyuban. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Sebab, paguyuban sendiri akan mempermudah bagi aparat untuk bisa mendata, termasuk terkait dengan harapan uang para tersangka yang didapat dari korban dapat kembali.

Indra Kenz dan Doni Salmanan (detikcom)

“Kalau bisa ya untuk yang menjadi korban ini membuat paguyuban, karena kalau tidak uangnya ini akan dikemanakan. Nanti jangan seperti kasus yang terdahulu yang dimana mana uangnya disita untuk negara,” ujar Agus melansir Detik, pada Kamis, 31 Maret 2022.

Agus yang kala itu menyampaikan bahwa dengan adanya pembentukan kelompok, nantinya dipercaya akan semakin mempermudah aparat penegak hukum agar dapat melakukan pendataan dan pemberkasan untuk mengusut tuntas atas kasus tersebut sampai ke pengadilan.

“Jadi tolong untuk kepada korban ini agar dapat membentuk paguyuban, berapa jumlah korbannya, berapa besar kerugiannya sehingga bisa untuk dijadikan bahan agar bisa menggugat secara keperdataan dan bisa menginformasikan untuk kepada penyidik bahwa nanti akan dilampirkan juga kepada berkas, nanti akan dilimpahkan untuk ke kejaksaan,” ungkap dia.

Tatkala itu, dengan adanya keberadaan kelompok dari korban-korban penipuan investasi ilegal juga tidak menyulitkan untuk berlangsungnya proses pengembalian uang yang telah disita oleh pihak kepolisian dari tangan tersangka atas adanya kasus tersebut. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Mudah-mudahan nanti ketika pada saat tuntutan ini akan segera dikembalikan kepada masyarakat yang sudah dirugikan,” tambah dia.

Kasus investasi ilegal yang akhir-akhir ini banyak terbongkar dalam beberapa waktu terakhir. Kasus besar yang saat ini sedang ditangani polisi merupakan penetapan tersangka terhadap pelaku Doni Salmanan sebagai tersangka kasus dari penipuan dan pencucian uang investasi ilegal yakni binary option melalui aplikasi Quotex, dimana Indra Kenz sebagai tersangka kasus dugaan investasi ilegal lewat aplikasi Binomo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.