Insiden Penembakan Gereja California AS, 1 Orang Tewas dan 4 Terluka Parah

Insiden Penembakan Gereja California AS, 1 Orang Tewas dan 4 Terluka Parah

Setidaknya satu orang dinyatakan tewas dan empat lainnya terluka parah akibat insiden penembakan yang berlangsung di salah satu gereja di California, tepatnya Amerika Serikat, pada Minggu, 15 Mei 2022.

“Empat korban terluka parah. Satu korban tewas di tempat,” demikian pernyataan kantor sheriff Orange County, California,¬†mengutip AFP dan CNN.

Kantor sheriff Orange County, tepatnya di California, melaporkan bahwa terkait penembakan itu terjadi di salah satu gereja yang berada di Laguna Woods. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Pria Bersenjata Serang Gereja California Selatan, Satu Orang Tewas dan  Empat Terluka - Serambinews.com

“Deputi-deputi merespons penembakan di sebuah gereja di blok 24 000 di Jalan El Toro di Laguna Woods. Beberapa korban tertembak,” demikian pernyataan kantor sheriff melansir Reuters dan CNN.

Kantor itu kemudian menyatakan bahwa mereka telah menahan satu orang pasca insiden penembakan tersebut.

Tatkala itu, mereka juga berhasil mengamankan senjata yang diduga telah dipakai pelaku kala melancarkan aksinya di dalam gereja tersebut.

Sementara itu, Otoritas Pemadam Kebakaran Orange County melaporkan langsung bahwa personel mereka bersama dengan paramedis “berada di lokasi untuk merawat dan membawa sejumlah pasien.”

Peristiwa ini terjadi di mana hanya berselang sehari usai sepuluh orang tewas akibat adanya penembakan di salah satu pasar swalayan di New York pada Sabtu, 14 Mei 2022.

Penembakan Massal di Supermarket Amerika Serikat, 10 Orang Dilaporkan Tewas  - Medcom.id

Seorang anggota Kongres perwakilan Orange County, yakni Katie Porter, pun khawatir terkait dengan penembakan massal menjadi sesuatu yang dianggap normal di AS. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Ini adalah berita menyedihkan dan mengganggu, terutama karena terjadi kurang dari sehari setelah penembakan massal di Buffalo. Ini tidak boleh jadi kenormalan baru,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.