Elon Musk Digugat Soal Beli Twitter Rp 629 Triliun

Elon Musk Digugat Soal Beli Twitter Rp 629 Triliun

Elon Musk dan Twitter Inc telah digugat oleh dana pensiun Florida yang tengah berusaha untuk menghalangi CEO Telsa dan SpaceX agar segera dapat menyelesaikan rencana pengambilalihan media sosial berikon burung biru itu di mana senilai USD 44 miliar atau Rp 629 triliun. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Berdasarkan gugatan class action yang diajukan di pengadilan Delaware Chancery, Dana Pensiun Polisi Orlando menyampaikan bahwa di bawah hukum Delaware, Musk tidak bisa sepenuhnya sebab Musk mempunyai perjanjian dengan pemegang saham Twitter besar yang lainnya, termasuk dengan penasihat keuangannya yakni Morgan Stanley hingga sang pendiri Twitter Jack Dorsey, untuk dapat mendukung pembelian.

Sebagai informasi Morgan Stanley sendiri memiliki sekitar 8,8% saham Twitter dan Dorsey diketahui memiliki 2,4%.

Pakai Twitter Nanti Harus Bayar? Ini Jawaban Elon Musk

Penggugat mengatakan bahwa perjanjian tersebut diketahui membuat Musk, di mana memiliki 9,6% Twitter, menjadi “pemilik” efektif lebih terhitung dari 15% saham perusahaan. Dikatakan bahwa diperlukan penundaan merger selama tiga tahun kecuali ada dua pertiga saham yang tidak ‘dimiliki’ Musk dalam memberikan persetujuan.

Selain Musk, Twitter dan dewannya, termasuk dengan CEO Parag Agrawal, turut juga digugat. Twitter menolak berkomentar terkait adanya laporan ini, demikian pula pengacara Musk dan Dana Pensiun Florida ketika dihubungi Reuters.

Melalui gugatan yang menyatakan bahwa direktur Twitter telah melanggar kewajiban fidusia mereka, mengganti biaya hukum maupun kerugian. Tidak dijelaskan detail bagaimana pemegang saham mengalami kerugian apabila pengambilalihan rampung sesuai dengan jadwal.

Sebelumnya pada hari Kamis, Musk sendiri mendaftarkan sekelompok investor terkenal yang telah siap menyediakan dana di mana sebesar USD 7,14 miliar dalam rangka pembelian Twitter. Ada nama salah satu pendiri dari Oracle Larry Ellison hingga Sequoia Capital di dalamnya.

Larry Ellison yang merupakan salah satu anggota dewan di Tesla sekaligus teman dekat dari Musk, telah berkomitmen untuk bisa memberikan USD 1 miliar dalam pendanaan tersebut. Selain ada Larry Ellison, nama dari Pangeran Alwaleed bin Talal pun juga ikut tertera. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Pangeran Arab Saudi ini setuju bahwa untuk menyerahkan dana sebesar USD 1,89 miliar sahamnya ke dalam kesepakatan dari investasi. Investor lainnya yang berminat mendanai Twitter merupakan perusahaan crypto Binance, perusahaan taipan real estat di mana berbasis di New York yang dimiliki oleh Steven Witkoff dan DFJ Growth IV Partners turut ada dalam daftar investor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.