Diduga Tewas usai Di-bully & Dipukuli, Makam Siswa SD Binjai Dibongkar

Diduga Tewas usai Di-bully & Dipukuli, Makam Siswa SD Binjai Dibongkar

Tim forensik RS Bhayangkara Polda Sumut dilaporkan membongkar kuburan (ekshumasi) siswa pria asal sekolah dasar yang berinisial MIA di mana tewas diduga dirundung oleh sejumlah temannya. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Bocah laki-laki berusia 11 tahun itu merupakan salah satu siswa asal SDN 023971 Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, tepatnya Kota Binjai. Ia tewas diduga telah dirundung sampai dipukuli teman-temannya.

“Menanggapi laporan dari masyarakat, Polres Binjai melaksanakan pengamanan ekshumasi sebagai tindak lanjut dari penanganan dan penyidikan,” kata Kasi Humas Polres Binjai yakni Iptu Junaidi, pada Kamis, 16 Juni 2022.

Polisi Bongkar Makam Siswa SD di Binjai, Hasil Autopsi Ditemukan Bekas  Penganiayaan

Iptu Junaidi menyebutkan bahwa ekshumasi dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim yang berada di Jalan Let Umar Baki Kelurahan Payaroba, tepatnya Kecamatan Binjai Barat pada Rabu, 15 Juni 2022.

“Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Sumut dipimpin oleh dr Mistar Ritonga beserta anggota yang mendapat pengawalan dari unsur kepolisian dan dihadiri oleh keluarga korban,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan ekshumasi serta autopsi, sambungnya, didapatkan ada memar pada sisi pipi kanan, dahi kiri dan perut kiri. Kemudian ditemukan juga resapan darah pada kulit kepala bagian dalam pada pipi kiri, dahi kiri serta dengan perut kiri. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Orang tua korban sudah membuat laporan pengaduan. Kemudian dilakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk orangtua korban, teman korban hingga wali kelas dan kepala sekolah korban,” ucapnya.

Sebagai informasi, kasus tewasnya korban MIA sendiri tengah viral di media sosial. Ibu korban bernama Santi Citra Dewi (37) menduga bahwa putranya tewas pasca dipukuli oleh teman-teman anaknya. Sebelum tewas, MIA sempat terlihat murung dan diam setelah pulang dari sekolah.

Bahkan MIA menolak ketika diajak makan oleh sang ibu. Siswa kelas 5 SD itu diketahui juga sempat dilarikan ke rumah sakit sebab mengeluh sakit perut. Namun MIA meninggal sejak Selasa, 24 Mei 2022.

Ketika jenazah dimandikan, keluarga tampak menemukan luka lebam di tubuh MIA. Belakangan ini, keluarga korban sendiri mendapat kabar bahwa anaknya sempat dianiaya oleh teman sekelasnya. Keluarga korban pun lantas melaporkan kasus itu ke Polres Binjai

Leave a Reply

Your email address will not be published.