Anggota TNI Ditembak Kelompok Bersenjata OPM

Anggota TNI Ditembak Kelompok Bersenjata OPM

Baku tembak terjadi, satu Prajurit Satu TNI Heriyanto terluka dan dievakuasi ke Timika, hal ini terjadi karena adanya baku tembak dengan kelompok bersenjata OPM di Papua. Pratu Heriyanto yang diselamatkan dan dievakuasi menggunakan pesawat terbang milik Asian-One dengan nomor PK-LTF.

Korban yang sudah dievakuasi dan dipindahkan ke RSUD Timika, hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Infantri Aqsha Erlangga pada hari Jumat, di Jayapura.

Aqsha menuturkan bahwa kronologi kelompok bersenjata OPM menyerang mereka pada saat prajurit sedang bertugas di Pos Koramil Dambit, Kabupaten Puncak. Salah satu korban yaitu Heriyanto yang saat itu tertembak ketika sedang berpatroli.

Kronologi penyerangan terjadi dilokasi Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH di Dambet, Kabupaten Puncak, pada pukul 12.45 WIT.

Berdasarkan informasi dari lapangan, kejadian tersebut berlangsung pada awal ketika 12 personel Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH sedang memperbaiki saluran air yang kurang lebih berjarak sekitar 50 meter dari tempat kejadian. Dan pada saat yang bertepatan tersebut baku tembak terjadi, yang mengakibatkan satu munculnya satu korban.

Aqsha juga mengatakan bahwa anggota bersenjata tersebut berjumlah 15 orang dan tiga orang diketahui membawa senjata api laras panjang. Para pelaku setelah kejadian tersbeut mereka menuju ke arah Kampung Ogamki.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengatakan bahwa mereka bertanggung jawab lebih atas terjadinya insiden yang menyebabkan adanya korban anggota TNI tersebut.

Juru bicara dari TPNPB-OPM berkata bahwa mereka akan bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa para prajurit, terutama dengan jatuhnya korban tersebut, hal ini disampaikan langsung dari bawah pimpinan Jenderal Goliath Tabuni Dan Mayor Jenderal Telenggen.

Leave a Reply

Your email address will not be published.