Anggota DPR Minta Sanksi Tegas Oknum TNI Terlibat Kerangkeng Bupati Langkat!

Anggota DPR Minta Sanksi Tegas Oknum TNI Terlibat Kerangkeng Bupati Langkat!

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan setidaknya ada 10 oknum TNI yang menjadi tersangka terkait kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin. Komisi I DPR RI minta oknum TNI yang dinyatakan terlibat agar disanksi tegas. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Sanksinya tentu harus proporsional dengan kejahatan mereka, dan harus ada tindakan tegas terhadap mereka,” ujar Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono melansir detikcom, pada Senin, 23 Mei 2022.

Politikus Partai Golkar ini menyebut terkait adanya kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat ini wajib untuk dapat diusut tuntas. Pihak TNI, sambungnya, hanya perlu menjelaskan penyebab keterlibatan personel TNI.

Anggota TNI Diduga Terlibat Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Nonaktif Langkat  Diselisik

“Apakah ada prosedural yang membuat mereka bisa bertindak ini atau ini murni niat jahat individual?” tambah Dave.

Hal senada juga sempat diutarakan langsung oleh anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP TB Hasanuddin. Ia menyebut mereka yang terlibat harus segera diproses berdasarkan hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tatkala itu, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, menurutnya, wajib memberikan arahan terhadap bawahannya. Salah satunya mengenai sikap disiplin.

“(Perlu ada) Penekanan kepada seluruh satuan di jajaran TNI agar kasus ini tak boleh terjadi lagi, (serta) agar para komandan bawahan mengawasi seluruh anggotanya di satuan masing-masing demi tetap tegaknya disiplin masing-masing anggotanya,” ucap Hasanuddin yang merupakan purnawirawan TNI ini.

Berdasarkan informasi, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa sendiri sempat melaporkan setidaknya ada 10 oknum TNI yang terlibat dalam kasus kerangkeng Bupati Langkat. Dia menyebut bahwa proses hukum terus berjalan.

“Langkat masih terus kalau dari TNI sendiri waktu itu sudah ada 9 tapi sekarang sudah 10 tersangka, intinya proses hukum terus berjalan,” kata Andika di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, pada Senin, 23 Mei 2022.

Andika mengatakan bahwa pihak korban bisa mengungkap kejadian yang sebenarnya. Dia mengatakan hal tersebut penting agar penegakan hukum bisa dilakukan dengan cara transparan.

“Yang lebih penting adalah bagaimana karena kita juga menginginkan dari pihak korban, korban ini bisa mengungkapkan semuanya sehingga kita bisa juga membawa mereka-mereka yang terlibat sejak 2011 kalau tidak salah, itu kan sejak 2011 atau 2012 itu juga harus bertanggung jawab,” katanya.

Inilah Biodata Jenderal Andika Perkasa, Lulusan Terbaik di Seskoad -  Keuangan News

Sebelumnya, Komnas HAM juga sempat mengungkap terkait temuan dugaan keterlibatan oknum TNI-Polri soal kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin. Komnas HAM telah mendapatkan data nama serta pangkat oknum yang terlibat. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

“Ada temuan soal pengetahuan dan keterlibatan oknum anggota TNI-Polri. Jadi kita mendapat keterangan ada beberapa oknum anggota TNIPolri terlibat dalam proses kerangkeng tersebut. Kami mengetahui jumlah dan nama masing-masing dan informasi penunjang lainnya, termasuk pangkat dan lain sebagainya,” kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam melansir detikcom, pada Rabu, 2 Maret 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published.