40 Unit Komputer Raib Digondol Maling di SMAN 25 Bandung

40 Unit Komputer Raib Digondol Maling di SMAN 25 Bandung

Sebanyak 40 unit komputer di ruangan laboratorium milik Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 25 Bandung, Jalan Baturaden VIII, tepatnya Kota Bandung, Jawa Barat, telah hilang digondol oleh komplotan pencuri. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Kapolsek Rancasari, yakni Kompol Wendy Boyoh mengatakan bahwa aksi pencurian itu diduga berlangsung pada Selasa dini hari, di sekitar pukul 01.30 WIB. Pihaknya mengetahui pencurian itu usai pihak sekolah melaporkan langsung terkait peristiwa tersebut.

“Kelihatan dari CCTV sekitar jam 01.30 WIB kejadiannya,” kata Wendy di Bandung, Jawa Barat melansir CNN, pada Selasa.

Polisi Identifikasi Tiga Pelaku Pencurian Puluhan Komputer di SMAN 25  Bandung - Inilah Koran

Berdasarkan analisa barang bukti rekaman kamera pengawas, menurutnya sekiranya ada tiga orang terekam kamera di mana diduga sebagai komplotan pencuri. Adapun menurutnya komplotan itu diduga masuk melalui jalur tembok belakang sekolah.

“Sementara ada tiga orang, tapi nggak bisa termonitor wajahnya, karena kan pakai topi,” kata Wendy.

Adapun sekolah tersebut berlokasi di dalam pemukiman masyarakat tepatnya di Komplek Baturaden Ciwastra. Tembok belakang sekolah tersebut tampak berbatasan langsung dengan Jalan Tol Purbaleunyi yakni sekitar KM 145.

Akibat adanya kejadian tersebut, dia menyebut setidaknya ada kerugian sekitar Rp400 juta yang dialami oleh pihak sekolah usai 40 unit komputernya dicuri. Sambil asik baca berita, ayo dapatkan sensasi nya lewat permainan slot yang seru jikalau menang menjadikan itu keberuntungan.

Kini, menurut dia, polisi dipastikan tengah mulai melakukan penyelidikan guna dapat mengejar komplotan pencuri puluhan komputer yang terjadi di SMAN 25 Bandung tersebut.

“Masih dalam pemeriksaan saksi untuk perkembangan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.